HeadlineKutai Timur

Lewat Ngobrol Bareng, Polres Kutim dan KNPI Bersinergi Perangi Narkoba

Upnews.id, Sangatta – Luas Kabupaten Kutai Timur yang mencapai 35 Ribu Kilometerpersegi, dengan jumlah penduduk kurang lebih 400 ribu jiwa terdiri dari 12 etnis dari Aceh hingga Papua. Tidak sebanding dengan jumlah personel kepolisian di Kutai Timur yang hanya ada 9 Polsek.

Mengingat rentannya terjadi gesekan di tengah masyarakat yang heterogen, yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban di masyarakat (kamtibmas). Maka Polras Kutai Timur bersinergi dengan pemuda melalui Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutim untuk ikut serta dalam mensosialisasikan dan membantu memerangi Narkoba.

Sinergisitas itu dituangkan dalam memorandum of understanding (mou) antar keduanya, yang dilaksanakan pada Rabu (4/3/2020) di caffe attake town hall Sangatta. Pada acara rembug Kamtibmas garapan polres kutim. Yang dihadiri pula oleh Anggota DPR RI Komisi V Kanda Irwan.

Menurut Munir Perdana selaku Ketua KNPI Kutim, kepengurusan KNPI telah terbentuk di 18 Kecamatan. Serta menjadi wadah bernaung bagi puluhan Organisasi Kepemudaan, Organisasi Kemasyarakatan, Keagamaan, hingga Kampus.

“Kita patut berbangga, selain Kutai Timur satu-satunya daerah di Kaltim yang dinobatkan menjadi Kabupaten Layak Pemuda oleh Presiden, KNPI nya solid hingga ke kecamatan tidak seperti daerah lain,” ujar Munir dalam sambutannya.

Mengetahui kekompakan KNPI Kutai Timur, Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo, mengajak pemuda untuk berperan dan berkontribusi dalam mengawal daerah ini. Salah satunya memerangi peredaran narkotika yang dapat merusak generasi kita hingga 20 tahun kedepan.

“Tolong bantu saya bahu membahu melawan narkoba, karena pemuda lebih banyak di daerah ini sampai ke Kecamatan. Mari organisasi-organisasi kepemudaan dibawah naungan KNPI bersama-sama mencegah peredaran narkoba,” ujar Kapolres.

Gerakan Kapolres yang terus mengkampanyekan Kamtibmas di wilayah Kutai Timur. Mendapatkam apresiasi dari Akbar pemuda asal Kecamatan Sangatta Selatan. “Saya salut dengan kepemimpinan Kapolres saat ini, yang berusaha mendekatkan diri kepada seluruh elemen masyarakat dari atas hingga bawah. Seperti terjun langsung mendengarkan suara supir dan nelayan,” ujarnya.

Polres Kutai Timur saat ini juga diketahui lebih mengedepankan pencegahan dan pembinaan, bukan langsung penindakan. (nz)

Baca Juga

Back to top button